OJK Nyatakan 21 Perusahaan Ini Sebagai Investasi Bodong

OJK Nyatakan 21 Perusahaan Ini Sebagai Investasi Bodong

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi merilis daftar perusahaan yang melakukan praktik investasi bodong. Satgas mengimbau masyarakat, agar berhati-hati terhadap penawaran produk atau kegiatan usaha dari 21 entitas yang tidak memiliki izin usaha penawaran produk dan investasi.
Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam L Tobing mengatakan imbauan ini dikeluarkan mengingat entitas tersebut berpotensi merugikan masyarakat, karena imbal hasil atau keuntungan yang dijanjikan tidak masuk akal.
“Daftar 21 entitas ini hasil identifikasi pada Desember 2017,” katanya melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis (14/12). Penanganan yang dilakukan oleh Satgas Waspada Investasi ini tidak terlepas dari dukungan masyarakat yang telah menyampaikan laporan atau pengaduan.
Berikut nama 21 perusahaan tersebut:
1. PT Ayudee Global Nusantara (Produk kecantikan Ayudee)
2. PT Indiscub Ziona Ripav (Aplikasi pembelian pulsa dan tiket pesawat)
3. PT Monspace Mega Indonesia (Moonspacemall)
4. PT Raja Walet Indonesia/ Rajawali (Sabun wajah “Blackwalet”)
5. CV Usaha Mikro Indonesia (Pemberian sembako)
6. IFC Markets Corp
7. Tifia Markets Limited
8. Forex Time Limited
9. XM Global Limited (Perdagangan forex)
10. Alpari (Pialang berjangka)
11. FX Primus Id
12. FBS-Indonesia (Pialang online)
13. Ayrex (Broker opsi binary)
14. Helvetia Equity Aggregator (Aset manajemen)
15. Bitconnect (Bitconnect coin)
16. Ucoin Cash (Produk Ucoin)
17. ATM Smart Card (Penawaran produk kartu ATM)
18. The Peterson Group (Aset manajemen)
19. PT Grand Nest Production/ PT GNP Corporindo (Investasi sarang burung walet)
20. PT Rofiq Hanifah Sukses (Perdagangan, arisan motor dan arisan umrah)
21. PT Maju Aset Indonesia (Investasi aset)
Satgas Waspada Investasi meminta masyarakat supaya selalu berhati-hati dalam menggunakan dananya dan jangan sampai tergiur keuntungan tinggi tanpa melihat risiko yang akan diterima.

Dilansir dari : kumparan.com

 

Share this post