Harga Emas Masih Didukung Fear Factor

Harga Emas Masih Didukung Fear Factor

Harga emas terus menunjukkan kekuatan relatifnya terhadap ekuitas dan komoditas lainnya karena fear factor (faktor ketakutan) yang melekat di diri para investor ekuitas masih tetap tinggi.

Meskipun para pedagang memperkirakan kenaikan jangka pendek emas akan tertahan menjelang data inflasi AS terbaru, sebagian dari mereka melihat ada beberapa alasan untuk meyakini bahwa fear factor yang mendasari psikologi pasar tidak hanya akan mendukung emas namun pada akhirnya meningkatkan harga komoditas ini lebih tinggi daripada yang diperkirakan kebanyakan pengamat pasar.

Data MetaTrader yang digunakan tim FS88 Research Division menunjukkan pada hari Selasa harga emas bergerak naik dari $1.321,45 ke $1.330,85 kemudian berakhir di $1.329,20 atau lebih tinggi 0,51% dibandingkan penutupan di sesi sebelumnya.

Kekhawatiran utama pasar berpusat pada tingkat suku bunga yang lebih tinggi dan kenaikan inflasi global yang diperkirakan banyak orang akan segera terjadi. Kegelisahan di bursa saham global baru-baru ini dimulai sejak awal bulan ini ketika data ketenagakerjaan AS terbaru menunjukkan lonjakan pertumbuhan pekerjaan dan kenaikan upah, yang meningkatkan ekspektasi bahwa pasar tenaga kerja akan mencapai lapangan kerja penuh (full-employment) pada tahun ini.

Federal Reserve telah lama yakin bahwa full-employment memberikan kontribusi terhadap inflasi meskipun cukup lama tidak ada data-data untuk mendukung pandangan bank tersebut. Meskipun demikian, persepsi adalah sebuah kenyataan saat berkaitan dengan pasar pada basis jangka pendek sehingga keyakinan yang meluas bahwa inflasi bisa menjadi masalah pada tahun ini sudah cukup untuk mengganggu pasar ekuitas.

Sementara harga emas awalnya terpukul oleh kepanikan di awal bulan ini, harga emas kemudian sejak stabil karena para investor mulai kembali sadar dan obyektif mengenai prospek harga emas jangka menengah.

Pasar secara bertahap menyadari bahwa tidak hanya emas yang bisa mendapat keuntungan dari kenaikan inflasi, tentunya dengan asumsi hal itu akan terjadi, namun kekhawatiran langsung lebih lanjut juga dapat memberi emas sebuah dorongan dari permintaan pasar terhadap aset safe haven jika volatilitas di pasar keuangan tetap tinggi.

Sumber berita: ForexSignal88, Forex Factory, Seeking Alpha

Sumber gambar: Wall Street Journal

Share this post